Selasa, 11 Mei 2010

ASMA

Asma merupakan gangguan paru yang menyebabkan penyempitan jalan pernapasan untuk sementara waktu. Asma terjadi karena saluran pernapasan mendadak mengejang dan otot-ototnya berkontraksi sehingga menghambat suplai udara ke paru. Serangan bertubi-tubi tersebut menyebabkan penderita menjadi sesak napas dan tarikan napas terjadi dalam sedotan-sedotan singkat.

Penyebab
Sensitivitas terhadap alergen eksternal, seperti debu, serbuk sari, bulu binatang, bantal dan kasur kapuk, spora jamur, kuman-kuman yang terhirup, wangi-wangian, makanan dan obat-obatan tertentu, serta subtansi perangsang lainnya.

Serangan asma semakin diperburuk oleh tekanan emosi (stress), kelelahan, perubahan, suhu dan kelembapan, iritan seperti asap rokok, dan aroma cat.

Gejala dan tanda-tanda:
• Pada waktu serangan, penderita merasa sesak napas.
• Timbul suara ‘mengi’ (napas berbunyi) saat mengembuskan napas.
• Batuk keras berulang-ulang, pernapasan cepat dan abnormal, serta keringat berlebihan.
• Saat serangan yang hebat, penderita merasa seakan tercekik dan kekurangan oksigen.


Perawatan dan pantangan
• Hindari hal-hal yang menyebabkan serangan asma, seperti debu dan asap rokok.
• Hindari makanan yang mengandung pewarna dan pengawet sintetis.
• Kompres dada dengan air hangat.
• Bawa obat spray atau inhaler yang dapat meringankan awal serangan asma.

Pengobatan herbal

Resep 1
• 15 kuntum bunga kenop
• 20 g jahe merah
• 15 g kulit jeruk mandarin kering
• Cuci bersih semua bahan, iris-iris, rebus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc, lalu
saring.
• Minum selagi hangat.

Resep 2
• 5 g adas
• 5 batang serai
• 1 jari kayu manis
• 20 g jahe merah
• 30 g pegagan segar (15 g kering)
• Gula aren secukupnya
• Cuci bersih semua bahan, rebus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc, lalu saring
• Minum selagi hangat.

Resep 3
• 3 g bunga melati kering (10 g kering)
• 7 lembar daun jinten
• Cuci bersih, rebus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc, lalu saring.
• Minum selagi hangat.

Resep 4
• 200 g lobak putih
• 3 siung bawang putih
• 30 g kencur
• Cuci bersih semua bahan, lalu jus atau blender dan saring.
• Panaskan airnya dengan api kecil hingga mendidih. Minum hangat-hangat.
• Resep 5 (pemakaian luar)
• Jahe secukupnya, iris dengan ketebalan 3-5 mm Tempelkan jahe dengan menggunakan koyo hangat pada titik dazhui, yaitu ruas tulang paling menonjol yang terletak antara ruas tulang belakang leher ketujuh dan ruas tulang belakang dada yang pertama.

Catatan:
Pilih salah satu resep pemakaian dalam dan lakukan secara teratur 2 kali sehari. Untuk keluhan yang serius, disarankan konsultasi ke dokter.


0 komentar:

Posting Komentar